Senin, 7 Nopember 2011 09:57:46

Wall Street 'Merah' Karena Ketakutan Krisis Utang Eropa

JAKARTA -  Saham-saham di bursa Wall Street S memerah pada perdagangan Jumat kemarin karena investor masih diliputi ketakutan kisruh Yunani bakal menjalar ke Eropa.

Selain itu, laporan tenaga kerja di AS juga menunjukkan perbaikan yang sangat kecil. Pengangguran masih tinggi karena pertumbuhan ekonomi yang berjalan lambat.

Pada perdagangan Jumat (04/11), indeks Dow Jones jatuh 61,23 poin (0,51%) ke level 11.983,24. Indeks Nasdaq turun 11,82 poin (0,44%) ke level 2.686,15. dan indeks S&P 500 turun 7,92 poin (0,63%) ke level 1.253,23.

Setelah dua hari berturut-turut sebelumnya menunjukkan kinerja solid, indeks saham di Wall Street berada di bawah tekanan kemarin akibat kekhawatiran soal cepatnya perubahan situasi krisis utang di Eropa.

"Para pelaku pasar kevewa karena pertemuan G20 tidak mau emmberikan dukungan keuangan terhada Eropa. Pertamuan G20 selama 2 hari gagal menghasilkan progres untuk membentuk fasilitas kestabilan keuangan Eropa," ujar analis Elizabeth Harrow seperti dikutip dari AFP, Sabtu (5/11/2011).

Data pengangguran di AS secara mengejutkan memang menurun ke 9% di Oktober dari level 9,1%.

Saham-saham bank besar di AS kemarin turun. Saham Bank of America turun 6,1%, saham Morgan Stanley turun 1,4%, saham Goldman Sachs jatuh 2,5%, dan saham JP Morgan Chase jatuh 1,2%.Citydirectory.co.id (Iwd/Dtc)


Komentar ( 1 Komentar ) Kirim Komentar Lihat Komentar

DIREKTORI EKONOMI