JAKARTA - Laporan evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi(KemenPAN & RB) menunjukkan akuntabilitas kinerja untuk mayoritas pemerintah provinsi (pemprov) di Indonesia, termasuk DKI Jakarta, masih rendah. Menanggapi hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta berjanji meningkatkan kinerja.
"Kita hargai itu sebagai salah satu masukan untuk meningkatkan kinerja kita ke depan," ujar Humas Pemprov DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia, Selasa (21/2/2012).
Cucu menyatakan, pihak pemprov senantiasa memperbaiki kinerjanya baik dengan ada ataupun tidak adanya hasil evaluasi semacam itu.
"Tanpa ada evaluasi pun, kami senantiasa berupaya memperbaiki kinerja Pemprov DKI dari waktu ke waktu," tuturnya.
Ditambahkan Cucu, pihak internal pemprov juga melakukan evaluasi tahunan. Masukan dan kritikan masyarakat juga senantiasa dijadikan dasar evaluasi.
"Setiap tahun rutin dievaluasi. Yang penting adalah pandangan masyarakat," tandas Cucu.
Sebelumnya diberitakan, mayoritas pemerintah provinsi di Indonesia akuntabilitas kinerjanya masih rendah. Dari 30 pemprov yang dinilai KemenPAN dan RB, hanya dua pemprov yang mendapat rapor B sementara sisanya mendapat nilai C.
Menurut Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar, dua pemprov yang mendapat nilai B tersebut ialah Kalimantan Timur dan Jawa Tengah.
Sedangkan kota besar seperti Jakarta, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta dan lain-lain, hanya mendapatkan nilai kategori CC dan C. "Kategori CC dan C memiliki interpretasi perlu perbaikan," jelas Azwar. Citydirectory.co.id (Ded/Dtc)